Ibrani 11:1 BIMK: “Beriman berarti yakin sungguh-sungguh akan hal-hal yang diharapkan, berarti mempunyai kepastian akan hal-hal yang tidak dilihat.”
Sebelum melanjutkan, coba pikirkan dulu apa yang sedang kau harapkan lalu coba tuliskan itu pada secarik kertas atau buku harianmu.
Dua hari ini saya belajar mengenai kasih Allah yang teguh/ kokoh/ kuat/ tidak tergoyahkan. Artinya apapun yang terjadi kasihnya tetap. Meski manusia mengecewakan/ meninggalkan/ mendua hati namun kasih-Nya sabar, Ia tak berubah, tetap mengasihi. Oleh karena itu Dia sangat ingin untuk menolong kita dan jadi bagian dalam kehidupan kita (Ia ingin punya hubungan dengan kita).
Mungkin seringkali kita merasa begitu tidak layak/ berdosa/ kacau, tapi Tuhan menyuruh kita untuk percaya bahwa dalam Yesus kita bisa diselamatkan dari hukuman akibat dosa kita. Kita bergumul dengan dosa karena hati kita mengalami disorder. Apa itu? Ketika kita menjadikan hal yang tidak terlalu penting jadi hal utama itulah terjadi disorder (kesalah penempatan) dalam hati kita. Mencintai hal lain lebih daripada Tuhan itu sama saja seperti memberhalakan sesuatu. Karena Tuhan mau hati kita utuh untuk-Nya bukan untuk ciptaan-Nya. Kalau hati kita utuh untuk Tuhan maka kita akan mampu meperlakukan ciptaan-Nya seperti yang Ia mau. Percaya dalam alkitab artinya mempercayakan hidup kita pada kebenaran-Nya, dan satu-satunya yang dibutuhkan adalah IMAN.
IMAN = Pengetahuan + Keyakinan + Percaya
Orang yang sudah ditebus seharusnya menghasilkan buah dalam kehidupan karena Roh Kudus bekerja mengubah hati kita.
Redeemed heart become redeemed relationship
Redeemed mind become redeemed homes, church, neighborhood, community, office
Redeemed vision become redeemed purpose, mission and calling
Kenapa Tuhan mau menebus kita? Karena sejak semula Dia menciptakan kita untuk menjadi penyembah. Dan kehidupan yang menyembah datang dari hati yang melimpah dengan ucapan syukur. Menyembah bukan hanya ritual gerja, tapi lebih dari itu menyembah adalah bagaimana kita menjalani setiap moment dalam hidup.
Dan karena manusia dicipta untuk menyembah. Pilihannya hanya dua, yaitu menyembah Tuhan atau lainnya (pekerjaan, uang, keluarga, padangan, jabatan, mentor, dll) yang sama dengan berhala di mata Tuhan.
Kesimpulan: Setelah kita tahu bahwa Allah begitu mengasihi kita dan kita telah ditebus, cek apakah hati kita masih mengalami disorder yang membuat kita tidak utuh memberikan hati pada Tuhan? Apa yang masih jadi berhala bagi kita ? Kita selalu punya harapan untuk berubah karena Tuhan sangat ingin membantu kita dan Dia menunggu kita bangun hubungan dengan-Nya. Sehingga kehidupan kita yang sudah ditebus benar-benar bisa mengalami transformasi dan menghasilkan buah.
